Menolak tegas haramnya budaya!
Sering sekali kita melihat postingan atau mendengar
perkataan yang sangat menyinggung budaya. Dengan adanya mereka mengkafirkan,
mensyirikkan, atau apalah, segala sesuatu keluar dari mulut yang jahil tanpa
mengetahui seluk beluk budaya itu sendiri.
Indonesia ini memiliki 1.340 suku, yang dimana didalaamnya
pasti terdapat beragam budaya masing-masing. Budaya pun tidak terbentuk begitu
saja, apalagi budaya yang terdapaat di jawa, dimana budaya yang di jawa sudah
dinetralisir sebagiyan oleh wali sanga dan itu tidak sembarangan. Pastinya sudah
terpercaya dan tidak perlu diprtimbangkan lagi, karena bagaimanapun kita dengan
walisanga itu beda selisih jauh dari segi ke-ilmuan-nya.
Kita ini sebagai tabi’ atau pengikut, seorang
pengikut harus patuh dengan yang diikuti. Kita ini harusnya bersyukur dan juga
menjaga budaya itu, bukan malah menghancurkannya, karena bagaimanapun juga
islam mudah masuk berkat budaya. Budaya budaya kita ini sangatlah penting, apabila
kita tidak sanggup menjaganya paling tidak jangan mensyirik-syirikkan yang
menjaga. Saling menghormati jangan malah saling memaki-maki.
Agama dan budaya
Sebenarnya perbandingan agama dengan budaya itu kembali
kepada diri sendiri, dimana apabila kita menganggapnya haram maka haram dan
apabila kita menganggapnya halal dengan alasan tertentu maka halal. Namun apabila
kita tidak tahu hukum suatu amalan tersebut maka hukumnya haram, karena sesuatu
ilmu atau amalan yang belum jelas hukumnya maka haram melakukannya.
Keris naga sasra sabuk inten
