Friday, December 27, 2019

Puisi Hilang, Fitnah


HILANG

Indahnya sore hari

Menunggu senja yang memekar merah

Mengingatkan akan kebersamaan yang sementara

Gurau yang sewajarnya menciptakan gelisah

Ketika semua hilang,

Itulah senja

Yang hadir menciptakan euvoria sementara

Dan hilang karna waktu telah menentukan

Sama seperyi kita

Hilang canda tawa

Karena semua hanya pandangan semu

Ketika penghancur tiba

Bagai malam yang menutupi kebahagiaan

Lalu menampakkan keburukan

Menelan semua euvoria

Bagai maling yang hadir

Lalu merampas semua harta tentang cinta & kasih

Menciptakan fitnah yang bertebaran

Menjadikan kita tak terpandang

Mencela tak henti

Menghujat tak berarti

Merasuki hati polos

Menjadi kasar

Membunuh bukti & mengancam sang saksi

Semuanya seakan hilang di kegelapan

Semuanya sirna

Kayu yang hangus dan tertutup arang,,

Kini tinggal tunggu saja

Semua akan disayupkan kenyataan

Hingga karma datang

Dan mereka akan terbungkam,,
@_izaman

Thursday, December 26, 2019

Puisi Terbaik se-Austranesia


TIDAK KAWAN

Aku tidak mampu pergi

Walau kau paksa aku untuk menjauh

Aku tidak mampu diam

Walau kau paksa mulutku untuk tenang,,

Aku hanya manusia yang ingin seperti malaikat

Walau tak sanggup

Aku tahu

Aku manusia yang penuh salah dan masalah,,

Kini kau hilang dari pandang

Kini kau mengelak tanpa sebab

Kembalilah kawan

Kembali dengan canda nan tawa,,

Lihatlah masa lalu yang bahagia

Telan semua yang mengecam

Kita ciptakan euvoria baru

Hingga tak mengenal kata sedih,,


RIBUT
Ricuh, Rusuh, Risuh
Alah ntah apa itu namanya
Semua jadi satu
Menciptakan masalah
Disetiap gerakan,,

DOSA
Dimalam yang tenang
Semua hanyut dalam diam
Dosa diterjang
Meski hati telah berteriak
“DOSA”
Kenikmatan menjadi tujuan
Tak penting wanita atau lelaki
Semua sama-sama berdosa

Puisi adalah sebuah cipta karya yang tercipta oleh perasaan dan suasana. Dari teriakan hati yang terungkapkan dengan kata kata. Dari puisi kita bisa belajar tentang bagaimana arti ketulusan yang sebenarnya, adanya hati dan juga lisan yang mengajarkan kesetiaan. Apabila hati itu murni apa salahnya kita ungkapkan. Dari sinilah kita belajar bahwa tak usah takut mengungkapkan bila semua berasal dari hati yang murni, hati yang tidak tercampur oleh nafsu, bukan fikiran yang mengedepankan nafsu atas dasar kenikmatan dunia.
Perlu diketahui bahwa nikmat dunia semuanya sementara tak ada yang kekal, karena yang kekal adalah akhirat. bahkan Hasan Al-Bashri pernah berkata "engaku mengejar dunia dan segala kenikmatannya, padahal dunia adalah hukuman bagi nabi Adam."
dapat disimpulkan bawa sangat tidak pentingnya mencari kenikmatan dunia namun, kita harus mencari kenikmatan akhirat agar kita selamat dari hukuman ini.