the lost culture
{@_izaman}
Banyak massyarakat
Indonesia yang meremehkan budayanya sendiri sehingga budaya Indonesia dipandang
murah dan pada akhirnya budayapun dianggap remeh dimata orang luar bahkan dimata orang Indonesia sendiri. Mari kita
singkap betapa pentingnya Budaya kita.
Budaya, Apa sih Budaya?
Budaya atau Kebudayaan berasal dari bahasa sanskerta {bahasa Indo-Eropa}
yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi {budia atau akal};
diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia.
Pengertian Budaya
adalah suatu cara hidup yang berkembang dan harus dipertahankan. budaya terdiri
banyak unsur, dari sistem agama, politik, adat istiadat, bahasa, perkakas,
pakaian, bangunan, bahkan Senipun termasuk budaya yang dimiliki setiap bangsa.
Pengertian Kebudayaan
Menurut Ki Hajar Dewantara:”Kebudayaan adalah buah budi manusia dalam hidup
bermasyarakat.” Menurut Dr. Moh. Hatta:”Kebudayaan adalah ciptaan hidup dari
suatu bangsa.” Menurut Koentjaraningrat:”kebudayaan adalah keseluruhan sistem,
gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat
yang dijadikan milik diri manusia dengan cara belajar.”
Marilah kita jaga
budaya kita budaya Indonesia karena Indonesia adalah negeri yang terkenal
dengan keanekaragamannya. Terdapat
ratusan bahkan lebih suku bangsa yang ada di bumi Indonesia. Dari suku suku ini
kemudian terbentuk suatu budaya yang berbeda antara satu sama lain. Budaya
Indonesia memang sangat kaya namun, berapa banyak budaya yang bisa kita
disebutkan dari sedemikian banyaknya budaya yang dimiliki Indonesia ? Mungkin
jawaban kita hanya bisa dihitung dengan jari. Ironis memang. Tapi inilah
kenyataan yang ada. Kita, penerus generasi bangsa, seakan cuek terhadap budaya
kita sendiri. Kita harusnya melestarikannya. Tapi mengapa kita malah tak peduli
dan mengabaikannya ?
Di era globalisasi ini
budaya budaya barat sangat mudah masuk ke Indonesia. Budaya ini tumbuh dan
berkembang dengan pesat di Imdonesia. Kita, selaku generasi muda, lebih
menyukai akan budaya ini ketimbang budaya asli kita. Kita merasa lebih PD dan
merasa lebih gaul jika meniru budaya barat. Kasus lain adalah masalah tentang
pengakuan budaya kita oleh Malaysia. Tentu kita geram akan Negara tetangga yang
dengan seenaknya mengklaim budaya budaya kita seperti reog ponorogo, tari
pendet, batik, lagu sayange dll. Ini merupakan tamparan keras bagi kita semua,
rakyat Indonesia khususnya para generasi muda. Kita tidak bisa serta merta
menyalahkan Malaysia yang telah mengklaim budaya kita. Kita sebagai rakyat
Indonesia juga harus sadar akan kesalahan kita. Kita harus introspeksi diri
kita. Berapa banyak dari kita yang sebelumnya peduli pada budaya asli Indonesia
sebelum kejadian seperti ini ? Untuk itu Marilah kita sama sama merenungkan
dalam hati kita masing masing.
Jika memang wayang
kulit salah satu budaya yang kita miliki mengapa harus malu untuk menontonnya?
Jika memang blangkon, batik itu juga bagian dari budaya kita, mengapa merasa
malu memakainya? Sudah seharusnya, kita bangga akan budaya kita sendiri. Karena
bangsa lain pun iri terhadap apa yang kita miliki. Tak usah takut bila
dikatakan ketinggalan zaman, karena sejarah dan budayalah yang membangun
peradaban zaman.